(One Blo0d ) Satu Darah Klub MOGE Paling Disegani di Wilayah Eropa

(One Blo0d )Klub MOGE Paling Disegani di Wilayah Eropa
(One Blo0d )Klub MOGE Paling Disegani di Wilayah Eropa

Berawal dari penolakan yang diterima saat mencoba masuk menjadi anggota salah satu club motor ternama di Belanda karena alasan jenis kulit, tujuh pemuda Maluku yang tinggal sejak kecil di negeri kincir angin itu berinisiatif membentuk Satudarah Motorcycle Club. Bersama dengan dua orang warga campuran keturunan Belanda mereka meresmikan pendirian Satudarah MC pada 1990.

Saat mendengar nama Satu Darah Motorcycle Club, yang terbesit di pikiran kita adalah geng motor yang ada di Indonesia. Namun faktanya, Satu Darah MC adalah nama geng motor yang berpusat di Belanda dan paling ditakuti di Eropa.

Geng motor paling ditakuti di Eropa itu memiliki nama yang diambil dari bahasa Indonesia, ternyata pendiri Satu Darah MC tak lain ialah orang-orang Belanda yang mempunyai garis keturunan Ambon.

Satu Darah semakin disegani karena mereka mempunyai anggota yang tersebar di berbagai negara, seperti Australia, Belanda, Belgia, Jerman, Perancis, Denmark, Kanda, Malaysia, Maroko, Spanyol, Singapura, Surnime, Swedia, Swiss, Thailand, Turki, dan Indonesia.

Jumlah itu nyaris sama dengan rival gangster paling ditakuti lainnya, yakni Hell’s Angel. Keduanya kerap terlibat kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban.

Pria Tertua 146 Tahun Mendunia Mbah Gotho dari Sragen

Mbah Gotho dari Sragen, Pria Tertua 146 Tahun Mendunia

Mbah Gotho dari Sragen, Pria Tertua 146 Tahun Mendunia
Mbah Gotho dari Sragen, Pria Tertua 146 Tahun Mendunia

Sodimejo–atau lebih sering dipanggil dengan nama Mbah Gotho, disebut-sebut sebagai manusia tertua. Berdasarkan rekam data administrasi kependudukan KTP, Mbah Gotho lahir pada 31 Desember 1870.

Saat ini dia masih hidup dengan usia 146 tahun. Dalam sejarah hidupnya, Mbah Gotho memiliki empat istri. Seluruh istrinya sudah meninggal dunia, termasuk anak-anaknya. Sepengetahuan Suryanto, Mbah Gotho ini ditinggal istrinya yang terakhir pada 1988.‎

“Jika dihitung-hitung turunan keluarga Mbah Gotho itu sudah empat kali. Anak, cucu, cicit, dan canggah. Anak-anaknya sudah tidak ada. Ini yang ada tinggal cucu, cicit, dan canggah,” ucap Suryanto.

Kendati sudah banyak makan garam kehidupan, ia memiliki satu keinginan yang belum terpenuhi: yaitu meninggalkan dunia alias mati.

“Penginnya ya cuma mati. Cucu sudah mandiri, ” kata Mbah Gotho saat ditemui Liputan6.com di rumahnya di Dusun Segeran, Desa Ceeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah, Selasa, 23 Agustus 2016 .

Rupanya, kisah Mbah Gotho dari Sragen, Jawa Tengah, menarik dunia.

Laman Internasional Bussiness Times (IBTimes) menulis, 145-year-old Mbah Gotho from Indonesia says he can’t wait to die. Menurut media itu, jika benar Mbah Gotho berusia 146 tahun pada Desember mendatang, ia 23 tahun jauh lebih tua dari pemegang rekor manusia tertua Jeanne Calment dari Prancis, yang lahir pada saat Gotho berusia 5 tahun dan meninggal tahun 1977 di usia 122 tahun.

Masih menurut IBTimes, Gotho berusia 30 tahun saat Ratu Victoria meninggal, 45 tahun ketika Perang Somme berlangsung dan 74 tahun tatkala Perang Dunia II berakhir.

Adapun laman Independent menulis dalam judulnya, ‘World’s oldest human being discovered in Indonesia at the age of 145’.

Independent juga menulis tentang keinginan Mbah Gotho meninggal dengan menyiapkan persiapan kematiannya dari tahun 1993, termasuk nisan dan kuburnya.

Sementara itu, The Telegraph juga memberi judul ‘Longest living human’ says he is ready for death at 145′. Portal berita Daily Mail senada mengatakan: Man who claims he is the world’s oldest at age 145 says he is ready to die – and he has had his gravestone ready since 1992!

Demikian pula dengan media Inggris, Mirror yang memberi tajuk pada artikelnya ‘Newly discovered ‘world’s oldest man’ is 145-years-old but says he’s ready to die’.

Menurut IBTimes dan Mirror, klaim tentang manusia tertua atas nama Mbah Gotho perlu diverivikasi pihak independen. Kalau tidak, namanya tidak bisa masuk ke buku rekor dunia.

Nama Mbah Gotho sebagai manusia tertua akan sia-sia jika ia tak masuk Guinness Book of Record, mirip kejadiannya dengan James Olofintuyi dari Nigeria yang mengklaim berusia 171 dan Dhaqabo Ebba dari Etiopia yang mengaku berusia 163.

Seorang Peria incaran POLISI Bersembunyi Di Kolong Mobil,Langsung Tertangkap Setelah keluar Dari Lokasi Persembunyian nya.

Dikejar Polisi, Pria Ini Sembunyi di Kolong Mobil, Pas Keluar Eh Langsung Disergap di Kuta!
Dikejar Polisi, Pria Ini Sembunyi di Kolong Mobil, Pas Keluar Eh Langsung Disergap di Kuta!

Dikejar Polisi, Pria Ini Sembunyi di Kolong Mobil, Pas Keluar Eh Langsung Disergap di Kuta!
Ada-ada saja cara para pelaku kejahatan narkoba untuk kabur dari kejaran pihak Kepolisian.

Seperti halnya yang dilakukan pria berinisial SBR, seorang sopir taxi yang tinggal di Jalan Mekar Pemogan Denpasar Bali ini.

Menariknya, pria ini sempat lolos dari kejaran polisi saat hendak ditangkap di seputaran Jalan Dewi Sri Kuta Badung pada Kamis 23 Februari 2017 lalu.

Ia nekat sembunyi di kolong mobil yang sedang terparkir di sebuah bengkel untuk menghilangkan jejak.

Sayangnya, saat merasa aman, SBR pun keluar dan langsung kena sergap.
“Saat itu anggota mendapati taxi milik tersangka diparkir begitu saja di pinggir jalan. Jadi anggota menyanggong (menunggui) tersangka keluar. Saat keluar langsung kami amankan,” kata Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo, Minggu (26/2/2017).
Awal mulanya, informasi yang masuk ke pihaknya bahwa tersangka mengedarkan sabu-sabu (SS).

Ia menggunakan narkoba jenis sabu di seputaran kuta dan sekitarnya.
SBR ditangkap di Jalan Dewi Sri III, Kuta Badung dengan ditemukan satu paket sabu.
Pada saat diamankan tersangka sedang bekerja mengendarai taxi.

Saat dikejar taxinya dibiarkan di pinggir jalan dan SBR kabur menuju semak semak.
SBR yang sangat ketakutan bersembunyi di bawah kolong mobil di salah satu bengkel.
SBR yang mengira sudah tidak dikejar akhirnya keluar dari persembunyian.

Nah, saat keluar itulah polisi yang sudah menunggu tersangka keluar langsung menyergap.

“Tersangka mengaku membeli dari DD yang berada di Klungkung, sabu tersebut dibeli seharga Rp 1 juta. Dan tersangka menerangkan sudah dua kali beli sabu di DD. Untuk DD masih kami dalami keterangan tersangka,